4 Tahun Kembangkan Jaringan Internet Desa | Tak Disangka Jadi Daya Dukung Penanganan Covid-19

Dalam penanganan Pandemi Coronavirus Disease Covid-19 di desa, program pengembangan jaringan internet desa menjadi sebuah investasi yang manfaatnya sangat dirasakan. 

Seperti yang terjadi di Karangsari, sebuah desa di wilayah Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Ide inovasi yang tertuang dalam APBDes Karangsari 2017 itu menjadikan desa tersebut lebih siap dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19. Terutama dari sisi ketersediaan sarana internet.



Bagaimana tidak, upaya memutus penyebaran virus menular covid-19 dilakukan dengan pembatasan Social dan physical Distancing. Koneksi internet menjadi sarana yang sangat vital untuk warga dapat tetap saling berkomunikasi dan mengakses informasi dengan lebih cepat.

Pada awalnya ide pengembangan jaringan internet desa Karangsari ditujukan untuk mendukung pelayanan administrasi desa berbasis online. Selain itu, program pengembangan jaringan internet diharapkan bisa menumbuhkan dan membantu sektor UMKM, utamanya dalam mendukung marketing online. 

Sejak 2017 di wilayah desa Karangsari sudah terpasang 32 spot internet gratis yang dibangun menggunakan anggaran desa. Titik-titik koneksi tersebar di seluruh pedukuhan. Masyarakat dapat mengakses secara gratis tanpa harus mengeluarkan biaya apapun. 

Fasilitas internet desa ditempatkan di ruang-ruang publik yang ada di pedukuhan seperti gedung Posyandu, PAUD, Balai Dusun, spot wisata desa dan sebagainya. 

Pandemi Covid 19 menjadikan segalanya berubah. Disaat sebagian besar aktifitas harus dikoordinasikan dan dikomunikasikan tanpa boleh saling bertemu langsung, kebergunaan jaringan internet sangat dirasakan. Aktifitas pelayanan administrasi masyarakat di desa, koordinasi dan edukasi penanganan covid-19, hingga kegiatan belajar masyarakat semua butuh dukungan jaringan internet.



Memasuki era adaptasi kebiasaan baru, saat masyarakat dituntut untuk tetap produktif,  disatu sisi penerapan Social dan Physical distancing harus tetap dijalankan, lagi-lagi jaringan internet di desa sangat dibutuhkan. Karena situasi pandemi, UMKM juga harus beradaptasi dan dituntut mengembangkan pemasaran produknya secara online untuk menjaga produktifitas dan penjualannya.

Posting Komentar

0 Komentar