PKTD 2021 | Fokus Pembangunan dan Penguatan Ekonomi Desa

Membangun Indonesia dari pinggiran adalah Nawacita Presiden Jokowi yang ke-3. Pada tahun 2021 ini, penanda aras geliat pembangunan di pinggiran tersebut dapat dilihat dari meningkatnya kualitas dan kuantitas infrastruktur di wilayah-wilayah perbatasan yang selama ini dianggap masih terpinggirkan. Tidak hanya pembangunan infrastruktur, konsep pemerataan pembangunan itu turut diwujudkan melalui program dan intervensi fokus pembangunan ekonomi desa.

Yakni program Padat Karya Tunai Desa disingkat PKTD, adalah program pembangunan sarana prasarana perdesaan berbasis pemberdayaan masyarakat dan atau pendayagunaan sumber daya alam lestari yang diselenggarakan oleh desa berdasarkan perencanaan desa partisipatif dengan memanfaatkan ketersediaan sumber daya lokal desa.

Padat-Karya-Tunai-Desa-2021
Kegiatan Padat Karya Tunai Desa | PKTD

Pada tahun 2021 Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) masih akan menjadi nadi fokus pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat desa. Dengan program tersebut akan membuka peluang kerja di desa, sehingga diharapkan dapat menyerap tenaga kerja lokal yang diprioritaskan untuk kalangan warga miskin, rentan sosial dan marginal seperti pengangguran, setengah pengangguran, atau anggota keluarga balita gizi buruk dan kekurangan energi kronis / stunting. Dengan adanya peluang kerja di desa, warga miskin yang bekerja akan mendapat upah sehingga dapat membantu menguatkan ekonomi keluarga.

Seperti dilansir dari situs resmi Kementrian Keuangan Republik Indondesia (kemenkeu.go.id 9/7/2020) Selain PKTD, penguatan ekonomi desa 2021 menjadi fokus pemerintah dalam menanggulangi dampak pandemi covid-19 di desa. Selaras dengan 18 goal's SDGs Desa serta prioritas penggunaan Dana Desa 2021. Kegiatan penguatan ekonomi dapat dilakukan melalui revitalisasi dan restrukturisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pengembangan produk unggulan seperti wisata desa, pemberdayaan UMKM, dan pengembangan usaha produktif lainnya melalui digitalisasi ekonomi desa.

Fokus pembangunan desa tentu harus tetap memperhatikan adat, tradisi, budaya dan kearifan lokal desa, sehingga budaya desa tetap terjaga sebagai identitas dan jatidiri bangsa.  

Posting Komentar

0 Komentar